LiveZilla Live Help

Pengunjung Online

Kami memiliki 36 tamu dan tidak ada anggota online

Testmonial

Dulu badan saya lumayan gendut, beruntung saya memiliki ukuran dada proporsional. Ketika badan terus membengkak, saya sudah tidak bisa pertahankan proporsinya sehingga saya kegemukan. Berat badan sampai 60 kg leb...

Fatma Alay (artis)
Nov 25, 2013

Kunjungan Web

02622046
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Akhir minggu
Bulan ini
Akhir bulan
Total
507
2003
5276
8395
31390
41284
2622046

Perkiraan hari ini
264


IP Anda:54.196.105.189

Artikel

Obesitas Penghambat Karir dan Sumber Penyakit

Pria Gemuk Terancam Disfungsi Ereksi, Perempuan Gendut Tak Gairah Di Ranjang

Ratna Savitri selalu merasa kalah sebelum berperang. Sarjana ekonomi lulusan universitas swasta di Jakarta itu merasa ada yang kurang dalam dirinya ketika melamar pekerjaan. Meski  paham benar slogan big is beautiful, Ratna tetap saja menganggap tubuhnya gemuk sebagai kelamahan yang menurunkan daya saing dalam berebut kesempatan kerja.

 

Dunia kerja kadang memang tak adil, diskrimnatif, terhadap individu berbadan gemuk. Banyak sektor pekerjaan yang mensyaratkan tubuh yang proporsional. Sementara lapangan kerja yang  terbuka untuk mereka yang gemuk, kecenderunganya lebih memprioritaskan pelamar bertubuh ‘normal’.

Hasil penelitian menunjukan, wanita yang mengalami obesita lebih sering ditolak ketika  melamar pekerjaan. Celakanya ,ketika diterima bekerja, wanita  berbadan gendut kerap dianggap kurang memiliki potensi kepemimpinan. Hasil Penelitian juga menunjukkan bahwa para pewawancara kerja seringkali dipengaruhi oleh stereotipe bahwa penderita  obesitas biasanya malas , lamban, rakus dan sebagainya. Penderita obesitas juga dinilai gampang sakit sehingga produktifitasnya rendah.

Bukan hanya urusan pekerjaan. Ratna juga kurang percaya diri dalam pergaulan lantaran merasa bentuk badannya tak elok. Ia tahu pendapat umum bahwa perempaun cantik identik dengan tubuh ramping. Ratna kerap merasa ‘terteor’ jika menonton  iklan di televisi yang mengekploitasi indahnya tubuh langsing wanita. 

Selain menghambat karir dan pergaulan, obesitas juga berdampak buruk pada kesehatan. Obesitas  dapat menimbulkan kelainan metabolik terutama pada keberadaan insulin sehingga  bisa memicu diabetes. Stroke juga lebih tinggi terjadi pada penderita obesitas. Dan, yang sudah jamak terdengar, adanya kaitan  obesitas dan penyakit jantung.

Karena berlebihnya berat badan, maka jantung dipaksa bekerja lebih keras. Hal itu akan memicu terjadinya hipertropi ventrikel, peningkatan volume (pembesaran) ruang jantung yang berfungsi untuk  memompa darah. Kita memiliki dua ventrikel yakni ventrikel  kiri dan kanan. Ventrikel kanan memompa darah terdeoksigenasi ke paru-paru melalui arteri paru sedangakan ventrikel kiri memompa oksigen darah ke tubuh melalui aorta.

Pembesaran ventrikel  membuat jantung menjadi lebih lemah. Kondisi ini sangat  berbahaya dan jika tak ditangani dengan baik dapat menyebabkan terjadinya gagal jantung.

Di luar memicu terjadinya penyakit jantung, obesitas juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Hasil riset menunjukkan, 30sampai 40 persen pria yang memiliki kelainan sindrom metabolik seperti diabetes melitus, hipertensi dan  obesitas, mengalami disfungsi ereksi.

Itu tejadi karena penderita sindrom metabolik, termasuk obesitas di dalamnya, mengalami penurunan kadar testoteron yang berguna untuk mempertahankan tingkat energi, menimbulkan mood, serta dorongan seksual.

Penjelasan lain: obesitas menyebabkan pembuluh darah menyempit akibat timbunan lemak sehingga memperlambat aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke ‘pistol’ kaum  pria. Padahal penis bisa  berdiri kokoh ketika penuh terisi darah. Bila pasokan darah ke ‘pistol’ terhambat maka terjadilah disfungsi ereksi.

Sementara pada kaum wanita,  obesitas berkecenderungan memicu masalah seksual. Hasil studi menunjukan, wanita yang berat  badannya turun setelah operasi bariatrik bisa lebih puas ketika bercinta. Setelah operasi, mereka mengalami peningkatan gairah. Hasil tes darah mereka menunjukkan adanya peningkatan kadar hormon seks. Intinya, setelah berat badan turun, kepuasan seks wanita meningkat .

Jadi, obesitas adalah penghambat karir dan pergaulan sosial serta sumber penyakit dan pemicu masalah seksual (Adv)

Info Rumah Totok

Klinik Bekasi

  • Alamat : Ruko Jl. Ahmad Yani, No.16, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan (Samping Bekasi Square, Pertigaan Lampu Merah Pekayon, Sebelah Deler Yamaha).

    Telp. 0812 85558 678
     PIN BB : 7E57B601

       Operational : 10:00 - 18:00 wib

Info On TV

INFO TV BULAN JULI 2017


JAKARTA

  OCHANEL TV :  Setiap Hari Jumat - Pukul 07.00 WIB.


 Surabaya

RADIO SS : Rabu, 5 jULI 2017 - Pukul 15.00 Wib


 

Alamat

Call Center: 0821 222 11 999
Pusat Atrium Senen
Ruko Atrium Senen, BlokA, No. 2
Jl. Senen raya 135, Jakarta Pusat
Telp. (021) 3800 508, 0813 4818 0741.
Pin BB: 24F1CE7E


Cibubur
Ruko Cibubur Point Blok B12
Jl. Alternatif Cibubur, Jakarta Timur
Telp. (021) 8453 547 - 8451041 - 0878 8886 0006
Pin BB: 2B1B190F


Batam
Pasar Basah Dermaga
Ruko Dermaga Sukajadi Blok RG no 1, Sukajadi menghadap Gedung ATB
(0778) 7837727 - 0852 6438 2277
Pin BB : 2A7AC725

       Selengkapnya >>

Denah Lokasi Rumah Totok